14 Oktober 2009

Membaca Kreatif

Artikel Ini Diambil dari Kompas.Com. Kalau tidak salah ditulis oleh Indra Gunawan, Direktur Toko Buku Gramedia


Membaca kreatif tidak berhenti setelah bacaan atau buku tuntas dibaca. Masih ada proses tindak lanjut yang tujuan akhirnya berupa peningkatan kualitas hidup.

Mungkin Anda seorang kutu buku. Namun, apakah isi setiap bacaan atau buku yang baru selesai Anda baca lewat begitu saja?

Ataukah justru memengaruhi pikiran?

Bagaimana upayanya agar segala pengetahuan yang Anda baca benar-benar berguna untuk meningkatkan kualitas hidup Anda?

Apa yang terjadi pada seseorang usai mencermati kata demi kata dalam sebuah bacaan atau buku tidaklah sama. Hasil kegiatan membaca sangat tergantung pada cara membaca yang dipilih. Nah, berdasarkan kedalaman pemahaman terhadap teks bacaan atau berdasarkan tingkatannya, cara membaca dibedakan atas membaca literal, membaca kritis, serta membaca kreatif.

Membaca literal bertujuan hanya mengenal arti yang tertera secara tersurat dalam teks bacaan. Pembaca cukup menangkap informasi yang tertera secara literal (reading the lines) dalam teks bacaan. Ia tidak berusaha mendalami atau menangkap lebih jauh.

Membaca kritis adalah membaca untuk memahami isi bacaan secara rasional, kritis, mendalam, disertai keterlibatan pikiran untuk menganalisis bacaan. Di sini pembaca akan mencamkan lebih dalam materi yang dibacanya. Seorang pembaca kritis menggunakan empat cara secara aktif.

Keempat hal itu meliputi bertanya (seolah-olah berdialog dengan teks bacaan), menyimpulkan, menghubungkan satu keterangan dengan keterangan lain, serta menilai ide-ide dalam bacaan

Tingkatkan kualitas hidup
Yang paling bermakna dalam kegiatan membaca adalah membaca kreatif.

Pada jenis ini kegiatan membaca menjadi sebuah proses untuk mendapatkan nilai tambah dari pengetahuan baru yang terdapat dalam bacaan. Caranya, dengan mengindentifikasikan ide-ide yang menonjol atau mengombinasikan dengan pengetahuan yang pernah diperoleh sebelumnya.

Dalam membaca kreatif, pembaca dituntut mencermati ide-ide yang dikemukakan penulis, kemu-dian membanding-bandingkannya.

Proses lebih penting dari kegiatan membaca kreatif itu tidak sekadar menangkap makna dan maksud bahan bacaan, tetapi juga menerapkan ide-ide atau informasi yang tertuang dalam bacaan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kualitas hidupnya. Pembaca juga diharapkan dapat melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidupnya berdasarkan informasi dari bacaannya. Dengan menerapkan informasi diharapkan, kualitas hidup pembaca akan lebih terarah dan meningkat. Kalau ternyata begitu selesai membaca tidak ada tindak lanjutnya, berarti ia bukan pembaca kreatif.

Dalam diri seorang pembaca kreatif secara otomatis akan tampak sejumlah kemajuan, baik dalam kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Dengan kata lain, tingkatan membaca kreatif lebih tinggi daripada membaca literal atau kritis.

Manfaat membaca kreatif
Membaca kreatif akan memberikan banyak manfaat dalam berbagai bidang. Misalnya, wacana tentang siraman rohani, pemikiran para budayawan, informasi cara merawat kesehatan tubuh, informasi soal cara membuat makanan atau barang.

Ada juga yang memberikan informasi soal cara memanfaatkan lahan milik kita, misalnya membudidayakan tanaman hias, tanaman obat, dan lain-lain. Apabila Anda tertarik untuk memelihara ternak atau tanaman, dari buku pun Anda dapat belajar cara merawatnya, memilih pupuk atau pakan yang diperlukan, dan sebagainya. Pilihan lain untuk menambah pengetahuan antara lain, cara membuat bangunan dan menata ruangan secara artistik, termasuk cara merenovasi suatu bangunan agar terkesan lebih nyaman dan indah.

Sekarang pun banyak buku yang mengajarkan cara mengatur keuangan keluarga serta cara berinvestasi untuk masa depan. Tak sedikit pula buku psikologi yang dapat memberi masukan tentang cara mendidik dan mengarahkan perkembangan jiwa anak. Ada juga buku tentang hobi atau keterampilan yang mungkin bisa memberikan ide untuk memproduksi sesuatu. Dengan membaca, kita dapat menerapkan pengetahuan baru yang kita peroleh untuk mengembangkan karier atau meningkatkan kemampuan dalam berbagai bidang sesuai kebutuhan masing-masing.

Jadi, bermacam-macam manfaat dapat dipetik dari membaca kreatif.

Ciri pembaca kreatif
Banyak hal akan terjadi pada seorang pembaca kreatif. Beberapa di antaranya adalah:

Kegiatan membaca yang dilakukan tidak berhenti sampai pada saat ia selesai membaca buku.

Ia mampu menerapkan hasil membacanya untuk kehidupan sehari-hari.

Muncul perubahan sikap serta tingkah laku setelah proses membaca dilakukan.

Hasil membaca akan berlaku dan diingat sepanjang masa.

Mampu menilai secara kritis dan kreatif bahan-bahan bacaannya.

Mampu memilih atau menentukan bahan bacaan yang tepat sesuai dengan kebutuhan atau minatnya.

Mampu memecahkan masalah kehidupan sehari-hari yang sedang dihadapi dengan menggunakan bacaan sebagai pegangan.

Tampak kemajuan dalam cara berpikir atau cara pandang terhadap suatu masalah.
Terbentuk kematangan dalam cara pandang, sikap, dan cara berpikir.

Tampak wawasan semakin jauh ke depan dan mampu membuat analisis sederhana terhadap suatu persoalan.

Ada peningkatan dalam prestasi atau profesionalisme kerja.

Semakin berpikir praktis dan pragmatis dalam segala persoalan.

Semakin kaya ide baik dalam meningkatan mutu maupun membuat terobosan baru dalam memecahkan persoalan.

Semakin kuat dorongan untuk membaca dan mencari terus sumber-sumber baru.

Semakin enak diajak bertukar pikiran atau pengalaman karena ia semakin kaya wawasan.

Tentu saja, gambaran di atas tidak seluruhnya bisa dialami seseorang. Pada prinsipnya, gambaran itu dapat menjadi bahan refleksi, apakah Anda tergolong seorang pembaca kreatif atau tidak?*

Tidak ada komentar: